beritaposonline
Headlines News :
    beritaposonline
    beritaposonline
    Tampilkan postingan dengan label toko variasi. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label toko variasi. Tampilkan semua postingan

    Cerdas Pilih Kredit Mobil Baru

    Demi mendongrak penjualan, banyak dealer mobil baru berlomba-lomba memberikan penawaran untuk memikat konsumen. Baik berupa jumlah diskon atau cashback, tambahan aksesori mobil, hingga paket kredit yang memikat. 

    Pameran otomotif memang dijadikan ajang untuk memberi penawaran semenarik mungkin bagi konsumen. Namun ketika pameran usai, penawaran yang disajikan pun berbeda. Karena program promosi yang dihadirkan bisa saja sudah berbeda. 

    Nah, sebagai konsumen, tentu harus cerdik melakukan pembelian mobil. Khususnya untuk pembelian dengan cara kredit. Sehingga, selain kebutuhan mobilitas bisa terpenuhi, beberapa keuntungan bisa didapat. 
    Banyaknya lembaga pembiayaan yang menawarkan paket kredit yang semakin kompetitif. Seperti tenor diperpanjang, rate rendah dan diskon down payment . Inilah salah satu sisi keuntungan yang bisa dimaksimalkan oleh konsumen. 

    Selain diskon harga, masih ada program promosi yang digelar baik oleh APM maupun dealer tertentu yang tentu bisa dimanfaatkan. Seperti cashback atau bonus berupa aksesori mobil. Tantangan konsumen pun muncul untuk mendapatkan yang terbaik dari sales person di dealer yang dituju. 

    Memilih Suku Bunga 
    Hampir semua konsumen ingin mendapatkan paket kredit yang terbaik. Di dalamnya ada komponen suku bunga yang ditawarkan. Semakin rendah tentu semakin baik. Dana yang harus dibayarkan pun lebih rendah. Namun kenyataan, dengan rate yang rendah, tapi tenor yang diberikan leasing lebih singkat. Sehingga meski bunga yang disajikan kecil, tapi jumlah cicilannya menjadi besar. Dengan memperbanyak referensi dari beberapa lembaga leasing, akan sangat membantu. Tidak sulit untuk mendapatkan informasi ini, karena para lembaga leasing menginformasikan program suku bunga di dunia maya. Jadi sebagai konsumen, sebaiknya tidak langsung menerima apa yang ditawarkan oleh sales person. 

    Mengajukan Lembaga Leasing Sendiri 
    Biasanya dealer telah bekerja sama dengan satu atau beberapa lembaga leasing yang ada. Sehingga sales person menawarkan paket kredit dari lembaga leasing yang hanya bekerja sama dengan dealer-nya. Apakah ketika kita mengajukan leasing yang tidak bekerjasama dengan dealer itu, akan tetap diproses? Tentu saja tetap diproses. Sales person tetap melakukan tugasnya, walaupun lembaga leasing yang konsumen inginkan tidak bekerja sama dengan dealer. Namun prosesnya pun menjadi lebih memakan waktu. Untuk persyaratan pun lebih ketat, karena lembaga leasing yang tidak bekerja sama dengan dealer harus melakukan survei dan analisis terlebih dahulu. 

    Program Promosi Dealer 
    Program promosi memang bisa dimanfaatkan. Seperti cashback atau paket DP ringan dari dealer. Sales person dealer Toyota yang kami temui tapi tak ingin disebut namanya mengungkap, seorang sales person akan memberikan jumlah cashback yang paling kecil di awal. Tak lain karena ada asumsi konsumen akan menawar agar sales person menaikkan jumlah cashback. Sehingga pada akhirnya, supaya jadi beli, konsumen akan mendapat cashback maksimal yang telah ditetapkan dealer. Konsumen pun merasa mendapat cashback besar. Namun jumlah maksimal dari cashback ini bisa berbeda di tiap dealer. Jadi konsumen bisa melakukan tawar-menawar cashback ini dengan mencari ke beberapa dealer untuk mendapatkan yang terbesar. Inilah yang bisa dimaksimalkan. Selain itu ada juga paket DP ringan yang ditawarkan. Hal ini terlihat menarik bagi konsumen. Tetapi dalam program ini tenor yang diberikan hanya sekita 1 sampai 2 tahun. 

    Bank vs Leasing 
    Pilih bank atau lembaga pembiayaan? Biasanya, bank menawarkan bunga lebih rendah. Tapi syarat dan proses approval-nya membutuhkan waktu yang lebih lama. Sementara lembaga leasing, proses persetujuan kreditnya bisa lebih cepat. Baik bank maupun lembaga pembiayaan, akan menyimpan BPKB sebagai angunan.

    Kenali Munculnya Getaran di Setir Mobil

    Masih banyak pengendara mobil melakukan kesalahan dalam perawatan kendaraan, salah satunya sikap menganggap remeh gejala-gejala yang sebenarnya dapat memicu kerusakan lebih serius. 

    Contohnya, jika setir (kemudi) bergetar sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Seharusnya setir tidak terlalu menimbulkan getaran ketika melaju pada kecepatan berapa pun. Namun, banyak kasus yang terjadi di mana mulai terasa getaran saat mobil dipacu pada kecepatan di atas 100 km/jam. 

    Gejala ini sebenarnya mengindikasikan telah terjadinya masalah pada roda-roda bagian depan. Umumnya, kasus ini dipicu roda-roda yang tidak balance. Jika dibiarkan, komponen-komponen yang terkait dengan setir dapat terkena imbas. Misalnya, tie rod, end tie rod, bushing steer, serta lahr akan cepat aus dan tidak presisi (oblak). 

    Sebaiknya, jika mendapatkan setir bergetar kurangi kecepatan kendaraan. Berkendaralah dengan kecepatan yang tidak menimbulkan getaran pada setir. 

    Tentu saja, diharapkan dengan berkurangnya kecepatan, getaran pada setir berkurang, maka efek kerusakan pada komponen lain pun dapat diminimalisir. Selain itu, bergegaslah membawa mobil Anda ke bengkel untuk dilakukan balancing. 

    Sebagai bentuk pencegahan, rawatlah kendaraan secara teratur. Jangan lupa, setiap kelipatan 10.000 km lakukanlah balancing. 

    Getaran juga dapat disebabkan jika roda-roda mobil sering dipaksa secara kasar melintasi medan yang buruk. Karena itu, bila kebetulan berkendara di jalan yang berlubang, melajulah dengan kecepatan pelan agar benturan pada roda tidak terlalu keras.

    Cermati Hal Ini Saat Ganti Ban Mobil

    Ban buat mobil merupakan komponen yang sangat penting, bagi yang sudah waktunya mengganti ban lama dengan baru harus memperhatikan beberapa hal. Apalagi ingin upgrade ukuran. 

    Seiring perkembangan zaman dan persaingan industri ban nasional, beragam merek dunia maupun lokal memenuhi lantai bursa Tanah Air. Harga dan kualitas pun kian bersaing satu sama lain. 
    Paling tidak ada 3 hal yang harus diperhatikan jika ingin mengganti ban. Pertama pastikan load index ban minimal sama seperti ban aslinya. Misalnya, Daihatsu Luxio tipe M memiliki load index 91, untuk ban pengganti harus sama, akan lebih baik jika dinaikkan menjadi 92. Load index adalah kemampuan ban untuk membopong beban. 

    Hal penting berikutnya, peruntukan ban tersebut. Maksudnya, apakah akan untuk dipakai sport, atau hanya ganti ban standar saja. Sebab beda peruntukan akan berbeda pula varian ban yang dipakai, meski memiliki ukuran yang sama. Perbedaannya akan ada di load index dan speed index (simbol kecepatan). 

    Jika ingin mengganti ban yang lebih ekonomis juga harus memperhatikan konversi ukuran. Hal ini penting seandainya akan mengganti dengan ukuran berbeda. Untuk Luxio, ukuran ban standar 195/65-R15. Jika ingin dikonversi bisa memilih 205/60-R15 atau 205/55-R16. Konversi ini berhubungan dengan pembacaan kecepatan di odometer.

    Jika ketinggian ban diturunkan jadi 195/55-R15 maka pembacaan di odometer dengan kecepatan sesungguhnya berbeda. Pembacaan di odometer mungkin sudah 100 km/jam, namun actual speed hanya 80-90 km/jam. Demikian juga jika dinaikkan jadi 205/65-R15, maka yang terjadi kebalikannya.